Senin, 12 November 2012

PERTUNJUKAN TEATER : RAMBUT PALSU [KAMP KONSENTRASI] Karya : Peter Karvas]

 

Selasa, 23 Oktober 2012
Pukul : 20.00 WIB
Tempat : Gedung Kesenian Dewi Asri STSI Bandung, Jalan Buah Batu No.212. Bandung, Indonesia -


Sinopsis RAMBUT PALSU :
 
Rambut Palsu [Kamp Konsentrasi] menceritakan tentang kekuasaan yang anti orang – orang berkepala botak. Sebuah kediktatoran rezim seorang Jendral yang bernama  Jendral Hog Trilmik Dor Homent bersama dua orang bawahannya yaitu ; Ajudan dan Norbert  (pimpinan orang-orang berrambut).
Norbert datang memberikan laporan pada Jendral bahwa ia telah selesai memusnahkan orang-orang berkepala botak. Ia mendapat penghargaan dari Jendral berupa kertas piagam karena tugasnya tetapi ia tidak terima, namun jendral tetap memberi kertas piagam. Setelah kepergian Norbert, Ajudan menghina Norbert dengan sebutan yang tidak layak menurut Jendral. Ajudan mengusik pikiran Jendral dengan akal liciknya,dan penyakit jantung jendral kambuh.
Ajudan memberitahu  jendral  bahwa  ada  seorang  juru  rias  teater  raja  yang  ingin bertemu. Juru rias ahli menumbuhkan juga membikin rambut rontok. Pada saat yang sama ajudan melaporkan bawah ada kekasih jendral bernama lina menunggu di luar namun jendral tidak ingin menemuinya.
Tiba-tiba Lina masuk ruang kerja dengan keheranan, jendral tidak ingin berbicara. Lina membuka topi dan Jendral kaget ketika melihat rambut Lina botak. Jendral terpaku, namun setelah Lina membuka penutup rambut palsunya ternyata Lina hanya menguji kesetiaan cinta Jendral padanya. Perdebatan  Lina dan Jendral pun terjadi, Lina mempertanyakan tentang rasa cinta Jendral padanya, Ia merayu jendral agar menarik kembali pernyataan dan perintahnya kepada Norbert dan komplotannya, jendral tetap pada pendirian. Lina pun pergi meninggalkan Jendral.
Saat Jendral gelisah menyendiri dan meratapi keadaan negaranya dan masih penasaran dengan sosok yang di bicarakan Ajudan yaitu seorang  juru rias teater raja (Hanjo), Jendral memanggil Ajudan masuk ke ruang kerja, bahwa  jendral  ingin bertemu dengan Hanjo. Ajudan pergi dan membawa Hanjo ke ruang kerja. Jendral dan hanjo berdua di ruang kerja. Hanjo menyarankan agar Jendral menghentikan pemusnahan dan pembunuhan orang botak,  tapi Jendral  tetap bersikukuh. Jendral menanyakan tentang keahlian Hanjo membuat tumbuh rambut dan membikin rontok dengan lotion.
Jendral terus menanyakan lotion yang bisa membikin rambut rontok kepada Hanjo. Jendral marah lalu kemudian ia membicarakan tentang lotion bernama Vlasolin. Lalu hanjo berbicara mengenai Vlasolin  bahwa  lotion  itu  adalah  penemuan  dan  ciptaannya, lotion yang mula-mula menumbuhkan rambut lalu kemudian rontok. Jendral kaget bukan kepalang karena dia dan yang lainnya juga memakai Vlasolin yang di buat oleh Hanjo. 
Jendral tiba-tiba merasa pusing dan kebingungan oleh situasi keadaan diri dan negaranya yang mengalami suatu bencana yang tidak terduga sebelumnya, ia di racuni oleh pikirannya sendiri. Ia harus menerima kenyataan pahit yang  sedang di alaminya, Hanjo keluar dengan penuh kepuasan bersama ajudan. Jendral merasa kehilangan si tai Norbert, Ajudan kucing buduk dan Lina kekasihnya yang banci tak berhati juga Hanjo si juru rias teater, ia terus mengingat mereka semua. Menyalahkan Tuhan serta sekitarnya dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dan semua yang hidup akan menjadi tiada.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar