Rabu, 06 Maret 2013

Kritisi Persoalan Kesehatan Masyarakat Dengan Pantomim



Kritisi Persoalan Kesehatan Masyarakat Dengan Pantomim



Penampilan pantomim peringati 'Hari Gizi Se-dunia' di depan Gedung Sate, Bandung, Jumat (25/1/2013). (zonaaya.com)

BANDUNG – Aksi pantomim yang dimainkan Wanggi Hoed dari Mixi Imajimimetheatre Indonesia bertajuk ‘MIMeditation’ cukup menarik perhatian masyarakat, terutama para pelancong yang kebetulan sedang berada di depan Gedung Sate, Bandung, Jumat (25/1/2013). Beberapa di antaranya merekam aksi Wanggi dengan kameranya. “Ini moment langka mas,  saya baru melihat lagi seni pantomim  setelah setelah 15 tahun yang lalau, saya melihat pantomim di TV. Kata Iwan (20 th) asal Garut.
Bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Se-dunia, Wanggi  memerankan sosok rakyat jelata mengenakan baju putih, ikat kepala putih sambil membawa dua buah roti dan satu kotak susu kemasan. Seperti merasakan kesengsaraan,  kegetiran dan kegalauan rakyat kecil, Wanggi melakukannya dengan penuh penghayatan memakan  roti yang telah lusuh, menggambarkan betapa sulitnya rakyat miskin untuk mendapatkan makanan yang layak.
Selain untuk  merespon dan mengkritisi persoalan kesehatan masyarakat,  penampilan Wanggi  di tempat umum sebagai salah satu usaha mempopulerkan kembali seni pantomim . “Pantomin dapat tampil dimanapun , di panggung , diarena pentas, dan berinteaksi langsung  dengan masyarakat  di ruang publik.  Dengan sering tampil langsung di depan masyarakat, diharapkan pantomim akan kembali akrab dan dikenal oleh disemua kalangan.” Ujar Wanggi. (zonaaya.com)

Bottom of Form
Top of Form
Search
Bottom of Form

© 2013 zonaaya.com
Leaf Theme powered by WordPress




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar